Doa Memohon Rezeki yang Halal dan Berkah dalam Islam

doa memohon rezeki yang halal dan berkah

Rezeki adalah salah satu hal yang paling sering menjadi kekhawatiran manusia. Dalam Islam, rezeki tidak hanya berarti uang atau harta ia mencakup kesehatan, ilmu, keluarga, waktu, dan segala nikmat yang Allah berikan. Yang terpenting bukan seberapa banyak rezeki kita, tetapi seberapa halal dan berkah rezeki itu.

Allah sangat mencintai hamba-Nya yang berdoa dan meminta kepada-Nya. Bahkan, Allah mencela orang yang tidak berdoa kepada-Nya.

Maka, memanjatkan doa rezeki itulah ciri seorang mukmin yang menggantungkan harapannya hanya kepada Allah.

“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu (Muhammad) tentang Aku, maka sesungguhnya Aku dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia berdoa kepada-Ku.” (QS. Al-Baqarah: 186)

1. Doa Rezeki dari Al-Quran

Dalam Al-Qur’an ada beberapa doa yang bisa dipanjatkan diantaranya :

a. Doa Mendapatkan Rezeki (Surah Asy-Syura Ayat 19)

اَللّٰهُ لَطِيْفٌۢ بِعِبَادِهٖ يَرْزُقُ مَنْ يَّشَاۤءُ ۚوَهُوَ الْقَوِيُّ الْعَزِيْزُ ࣖ ١٩

Allâhu lathîfum bi’ibâdihî yarzuqu may yasyâ’, wa huwal-qawiyyul-‘azîz

“Allah Mahalembut terhadap hamba-hamba-Nya. Dia memberi rezeki kepada siapa yang Dia kehendaki. Dia Mahakuat lagi Mahaperkasa.”

b. Doa Memohon Rezeki yang Baik

رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Rabbanaa aatinaa fid dunyaa hasanatan wa fil aakhirati hasanatan wa qinaa ‘adzaaban naar

“Ya Tuhan kami, berikanlah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat, dan peliharalah kami dari siksa neraka.” (QS. Al-Baqarah: 201)

c. Surat Al-Maidah ayat 114

قَالَ عِيْسَى ابْنُ مَرْيَمَ اللّٰهُمَّ رَبَّنَآ اَنْزِلْ عَلَيْنَا مَاۤىِٕدَةً مِّنَ السَّمَاۤءِ تَكُوْنُ لَنَا عِيْدًا لِّاَوَّلِنَا وَاٰخِرِنَا وَاٰيَةً مِّنْكَ وَارْزُقْنَا وَاَنْتَ خَيْرُ الرّٰزِقِيْنَ ١١٤

Arab-latin: Qâla ‘îsabnu maryamallâhumma rabbanâ anzil ‘alainâ mâ’idatam minas-samâ’i takûnu lanâ ‘îdal li’awwalinâ wa âkhirinâ wa âyatam mingka warzuqnâ wa anta khairur-râziqîn

“Isa putra Maryam berdoa, “Ya Allah Tuhan kami, turunkanlah kepada kami hidangan dari langit (yang hari turunnya) akan menjadi hari raya bagi kami, yaitu bagi orang-orang yang sekarang bersama kami maupun yang datang setelah kami, dan menjadi tanda bagi kekuasaan-Mu. Berilah kami rezeki. Engkaulah sebaik-baik pemberi rezeki.”

2. Doa Rezeki dari Hadits Nabi Muhammad SAW

Selain doa yang ada diatas, ada juga doa yang diajarkan Nabi Muhammad serta para ulama agar diberikan rezeki yang halal dan berkah.

Adapun doanya adalah :

a. Doa Agar Diberi Rezeki yang Halal

اللَّهُمَّ اكْفِنِي بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِي بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allaahumak-finii bi halaalika ‘an haraamika wa aghnini bi fadhlika ‘amman siwaak

“Ya Allah, cukupkanlah aku dengan rezeki-Mu yang halal dari yang haram, dan kayakanlah aku dengan karunia-Mu dari selain-Mu.”

Sumber Hadits: HR. Tirmidzi no. 3563, dihasankan oleh Syaikh Al-Albani. Doa ini sangat dianjurkan dibaca secara rutin, terutama setelah sholat fardhu.

b. Doa Nabi Muhammad di Waktu Pagi untuk Rezeki

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ عِلْمًا نَافِعًا وَرِزْقًا طَيِّبًا وَعَمَلًا مُتَقَبَّلًا

Allahumma innii as-aluka ‘ilman naafi’an, wa rizqan thayyiban, wa ‘amalan mutaqabbalan

“Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang baik, dan amal yang diterima.”

Sumber Hadits: HR. Ibnu Majah no. 925, dishahihkan Al-Albani. Dibaca setelah sholat Subuh sangat dianjurkan sebagai doa pembuka hari.

c. Doa Agar Dimudahkan untuk Meraih Rezeki

اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ أَنْ تَرْزُقَنِيْ رِزْقًا حَلَالًا وَاسِعًا طَيِّبًا مِنْ غَيْرِ تَعَبٍ وَلَا مَشَقَّةٍ وَلَا ضَيْرٍ وَلَانَصَبٍ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ

Allâhumma innî as-aluka an tarzuqanî rizqan ḫalâlan wâsi‘an thayyiban min ghairi ta’abin wa lâ masyaqqatin wa lâ dlairin wa lâ nashabin innaka ‘alâ kulli syai-in qadîr(un)

Ya Allah aku mohon kepadamu limpahan rezeki yang halal, luas, dan baik, yang didapat tanpa letih, memberatkan, membahayakan, dan banting tulang. Sungguh Engkau Mahakuasa atas segala sesuatu.

d. Doa Agar Terhindar dari Harta Haram

اَللّٰهُمَّ اكْفِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَأَغْنِنِيْ بِفَضْلِكَ عَمَّنْ سِوَاكَ

Allâhumma-kfinî biḫalâlika ‘an ḫarâmika wa aghninî bi fadl-lika ‘am man siwâka

Ya Allah, cukupkanlah aku dengan yang halal sehingga terhindar dari yang haram. Cukupkanlah aku dengan anugerahmu sehingga terhindar dari (bergantung pada) selain-Mu.

3. Amalan Pelengkap agar Rezeki Berkah

Berdoa saja tidak cukup tanpa ikhtiar dan amalan pendukung. Berikut amalan yang terbukti membuka pintu rezeki menurut Al-Quran dan Sunnah:

AmalanDalilPenjelasan Singkat
Sholat DhuhaHR. Muslim no. 720Pintu rezeki di pagi hari 2 hingga 12 rakaat
Perbanyak istighfarQS. Nuh: 10-12Allah janjikan hujan, harta, dan keturunan
Rutin bersedekahQS. Al-Baqarah: 261Sedekah tidak mengurangi harta, justru melipatgandakan
SilaturahmiHR. Bukhari no. 5986Memperluas rezeki dan memanjangkan umur
Tawakkal + ikhtiarQS. Ath-Thalaq: 3Allah cukupkan orang yang bertawakkal kepada-Nya

4. Waktu Terbaik Membaca Doa Rezeki

Agar doa lebih mudah dikabulkan, bacalah doa-doa di atas pada waktu-waktu mustajab berikut:

  • Sepertiga malam terakhir (tahajud) waktu paling mustajab untuk meminta rezeki
  • Setelah sholat fardhu, sebelum salam atau sesudahnya
  • Di antara adzan dan iqamah
  • Saat sujud dalam sholat, Nabi ﷺ bersabda saat sujud kita paling dekat dengan Allah
  • Hari Jumat, terutama di antara ashar hingga maghrib
  • Saat turun hujan

Kesimpulan

Rezeki yang berkah lebih baik dari rezeki yang banyak tapi tidak berkah. Mulailah hari dengan doa, jaga kehalalan sumber rezeki, dan lengkapi dengan amalan pembuka pintu rezeki.

Allah adalah sebaik-baik pemberi rezeki dan Dia tidak pernah mengecewakan hamba yang sungguh-sungguh meminta kepada-Nya.

Berdoa adalah ibadah itu sendiri. Meskipun rezeki belum tampak berubah, setiap doa yang dipanjatkan sudah bernilai pahala di sisi Allah dan pasti ada balasannya — entah di dunia atau di akhirat.

Leave a Comment