Siksa kubur adalah perkara yang wajib diyakini dalam Islam. Karena itu, seorang Muslim perlu mempersiapkan diri dengan iman, amal saleh, dan menjauhi perkara yang menjadi sebab datangnya azab.
Kematian itu pasti terjadi bagi yang bernyawa, dan untuk manusia yang ingkar maka dalam Al-Qur’an ada gambaran menakutkan yang akan diterimanya.
Dan Fir’aun beserta kaumnya dikepung oleh azab yang amat buruk. Kepada mereka dinampakkan neraka pada pagi dan petang , dan pada hari terjadinya Kiamat. (Dikatakan kepada malaikat): “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras“.” (QS. Al-Mu’min : 45-46)
Lalu untuk menghindari dan bisa menyelamatkan kita dari siksa kubur apa? Baca jawabannya diartikel ini
Apa Saja Amalan yang Dapat Menyelamatkan dari Siksa Kubur?
Sebelum masuk ke pembahasan inti, seorang budak dari Utsman bin Affan, ketika Utsman berhenti di kuburan lalu menangis tersedu-sedu, sampai basah janggutnya, lalu ia bertanya,
Wahai Utsman ketika disebutkan surga dan neraka engkau tidak menangis. Namun engkai malah menangis ketika berdiri di depan kubur. Mengapa?” Maka Utsman menjawab, “Sesungguhnya Rasulullah saw. pernah bersabda, “Aku tidak pernah melihat pemandangan yang paling mengerikan dibandingkan alam kubur.” (HR. Tirmidzi).
1. Menjaga Shalat Lima Waktu
Shalat sebagai kewajiban utama dan salah satu amal yang harus dijaga. Bahkan dalam Islam sering kita dengar jika shalat adalah tiang dari agama.
Untuk itu menjaga sholat adalah kewajiban untuk umat muslim untuk taat dalam melaksanakan kewajiban ini.
Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman :
“Bacalah apa yang telah diwahyukan kepadamu, yaitu Kitab (Al-Qur’an) dan tegakkanlah shalat. Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar…”
Selain ayat diatas, hadis ini juga bisa jadi penguat.
“Shalat adalah tiang agama. Barang siapa menegakkan shalat, maka ia telah menegakkan agama; dan barangsiapa meninggalkannya, maka ia telah merobohkan agama.” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Memperbanyak Amal Saleh
Ada banyak amal shaleh yang bisa kita kerjakan, selain shalat diatas, kita bisa mengerjakan amalan lani seperti sedekah, membantu sesama atau berbuat baik kepada semua orang.
Saat seseorang bersedekah, salah satu manfaatnya adalah melindungi dari siksa kubur seperti hadis Rasulullah SAW yang artinya :
Dari Abu Hurairah ra, Rasulullah saw., bersabda: “Orang yang senantiasa memberi sedekah akan terhindar dari siksa kubur.” (HR. Tirmidzi).
3. Membaca Surah Al-Mulk
Saat sebelum tidur, ada satu amalan yang bisa dikerjakan salah satunya adalah membaca surah Al-Mulk.
Hal ini pernah diperintahkan Rasulullah dalam sebuah hadis yang artinya :
“Ada suatu surat dari Al-Qur’an yang terdiri dari tiga puluh ayat dan dapat memberi syafaat bagi yang membacanya, sampai dia diampuni, yaitu: ‘Tabaarakalladzii biyadihil mulku…’” (HR. Tirmidzi dan Abu Daud).
Selain hadis diatas, ada juga hadis lain yang artinya :
Rasulullah SAW bersabda mengenai Surah Al-Mulk (Al-Munjiah atau penyelamat): “Barangsiapa yang membaca Surat Al-Mulk setiap malam, maka ia akan terhindar dari siksa kubur.”
Dalam riwayat Ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, surat ini disebut sebagai Al-Mani’ah (penghalang) dari siksa kubur bagi yang rajin membacanya di malam hari.
4. Memperbanyak Dzikir dan Doa
Berdzikir adalah cara kita untuk mengingat Allah dan membaca doa bisa jadi cara agar kita terhindar dari siksa kubur.
Doa yang bisa kita baca adalah doa yang ada dalam shalat yaitu Tasyahud Akhir.
adapun bacaan dan artinya sebagai berikut :
اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ ، وَمِنْ عَذَابِ القَبْرِ ، وَمِنْ فِتْنَةِ المَحْيَا وَالْمَمَاتِ ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ المَسِيحِ الدَّجَّالِ
“Ya Allah, aku memohon perlindungan kepada-Mu dari siksa neraka Jahannam, dari siksa kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, serta dari fitnah Al-Masih Ad-Dajjal.” (HR. Muslim)
5. Menjaga Diri dari Dosa
Surga dan neraka adalah tempat balasan atau ganjaran akhir bagi manusia saat di akhirat.
Seseorang yang menjaga diri dari dosa akan ditempatkan di surga yang penuh kenikmatan, kebahagiaan dan kedamaian.
Sedangkan orang yang ingkar dan tidak beriman pada Allah tempatnya di Neraka.
Salah satunya adalah orang yang syirik.
hal ini dijelaskan dalam Al-Qur’an surat An-Nisa ayat 48 yang artinya :
“Sesungguhnya Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-Nya.” (QS. An-Nisa: 48).
6. Menjaga Kesucian dari Najis
dari Ibnu Abbas r.a. bahwa ketika Nabi saw. melewati dua kuburan lalu beliau bersabda, “Sungguh keduanya sedang di azab dan mereka berdua diazab bukan karena sesuatu yang besar.
Salah seorang diantara mereka tidak menjaga diri dari air kencing dan sedangkan yang satu lagi dia pernah berjalan menebar namimah (menebar keburukan orang lain untuk mengadu domba).”
Doa yang Dianjurkan untuk Berlindung dari Siksa Kubur
Seperti yang sudah pernah saya jelaskan diatas, salah bahwa ada doa yang bisa dibaca untuk berlindung dari siksa kubur.
Adapun bacaan lengkap mulai dari arab, latin dan artinya adalah :
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ، وَمِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ
Latin:
Allahumma inni a’udzubika min ‘adzabi jahannam, wa min ‘adzabil qabri, wa min fitnatil mahyaa wal mamaati, wa min syarri fitnatil masiihid dajjal.
Artinya:
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari azab Jahannam, dari azab kubur, dari fitnah kehidupan dan kematian, dan dari keburukan fitnah Al-Masih Dajjal.”
Kesimpulan
Amalan yang dapat menjadi ikhtiar untuk mendapatkan perlindungan dari siksa kubur antara lain menjaga shalat lima waktu, memperbanyak amal saleh, membaca dan mengamalkan Al-Qur’an, rutin membaca Surah Al-Mulk, memperbanyak dzikir dan doa, menjauhi dosa, serta menjaga kesucian dari najis.
Jangan menunggu kematian untuk mempersiapkan bekal. Selagi masih hidup, perbaiki sholat, perbanyak amal saleh, tinggalkan dosa, dan mohon perlindungan kepada Allah dari siksa kubur.





