Banyak kaum muslimin yang bertanya-tanya: “Apakah menonton film dewasa sholat tidak diterima?” Pertanyaan ini muncul karena rasa bersalah setelah melakukan maksiat, khususnya menonton konten yang jelas dilarang dalam Islam.
Di sisi lain, banyak yang masih terjerat kebiasaan ini karena godaan syahwat, hingga akhirnya muncul keresahan, Apakah dosa menonton film dewasa bisa diampuni? Apakah ibadah yang dilakukan setelahnya masih diterima oleh Allah?
Mari kita bahas secara mendalam agar jelas hukum, dampak, dan cara bertaubat dari perbuatan ini.
Hukum & Larangan Nonton Film Dewasa dalam Islam
Dalam Islam, menonton film dewasa hukumnya haram. Hal ini termasuk dalam kategori zina mata, sebagaimana sabda Nabi ﷺ:
Telah menceritakan kepada kami [Ishaq bin Manshur] telah mengabarkan kepada kami [Abu Hisyam Al Makhzumi] telah menceritakan kepada kami [Wuhaib] telah menceritakan kepada kami [Suhail bin Abu Shalih] dari [bapaknya] dari [Abu Hurairah] dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda: “Sesungguhnya manusia itu telah ditentukan nasib perzinaannya yang tidak mustahil dan pasti akan dijalaninya. Zina kedua mata adalah melihat, zina kedua telinga adalah mendengar, zina lidah adalah berbicara, zina kedua tangan adalah menyentuh, zina kedua kaki adalah melangkah, dan zina hati adalah berkeinginan dan berangan-angan, sedangkan semua itu akan ditindak lanjuti atau ditolak oleh kemaluan.” (Shahih Muslim 4802)
Dari hadis diatas sangat jelas jika menonton film dewasa itu adalah perbuatan zina mata yang harus dihindari.
Selain hadis diatas, melansir dari detik.com diambil dari Kitab Ruh As-Sunnah wa Ruh An-Nufus Almuth-mainnah oleh Sanad Saidi Ahmad bin Idris RA Alhasani Almaghribi, Rasulullah pernah berkata :
“Siapa saja yang melihat aurat saudaranya (seperti menonton gambar/film porno) dengan sengaja, tidak diterima Allah SWT shalatnya selama 40 hari, dan tidak diterima doanya selama 40 subuh (hari).”
Dari sumber diatas, sangat jelas jika Allah tidak menerima shalatnya 40 hari, yang mana ini harus menjadi kewaspadaan untuk tidak melakukan perbuatan tersebut.
Bahkan dalam Al-Qur’an surat An-Nur ayat 30-31, Allah berfirman,
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman, ‘Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat’.” (QS An-Nur:30)
“Katakanlah kepada para perempuan yang beriman hendaklah mereka menjaga pandangannya, memelihara kemaluannya, dan janganlah menampakkan perhiasannya (bagian tubuhnya), kecuali yang (biasa) terlihat. Hendaklah mereka menutupkan kain kerudung ke dadanya. Hendaklah pula mereka tidak menampakkan perhiasannya (auratnya), kecuali kepada suami mereka, ayah mereka, ayah suami mereka, putra-putra mereka, putra-putra suami mereka, saudara-saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara laki-laki mereka, putra-putra saudara perempuan mereka, para perempuan (sesama muslim), hamba sahaya yang mereka miliki, para pelayan laki-laki (tua) yang tidak mempunyai keinginan (terhadap perempuan), atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat perempuan. Hendaklah juga mereka tidak menghentakkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Bertobatlah kamu semua kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman, agar kamu beruntung.” (QS An-Nur:31)
Jika di qiyaskan, menonton film merupakan perbuatan melihat aurat laki-laki dan perempuan yang bukan muhrim, dan itu dilarang dalam islam.
Sedangkan malansir dari akun tiktok @abahsyahfabuhanifah, beliau menjelaskan jika tidak ada riwayat tentang orang yang menonton film dewasa tidak diterima amal ibadahnya 40 hari.
Akan tetapi, menurut beliau kenapa harus menunggu 40 hari, karena itu merupakan dosa besar.
Beliau menyarankan jika orang yang telah dengan sengaja atau tidak sengaja bisa langsung bertaubat dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi.
Karena hidup tidak pasti sampai kapan, dan hal paling dasar adalah dengan bertaubat.
Beliau melanjutkan jika maksiat mata itu akan mempengaruhi hati, jika hatinya kotor semuanya bisa kotor.
Lebih jelasnya, follow akun tersebut atau lihat selengkapnya berikut ini :
@abahsayfabuhanifah Apakah Benar Nonton Film Porno Shalatnya Tidak Diterima 40 Hari ? | Abah Sayf Menjawab #abahsayfabuhanifah #menjawab #penjelasan #asahTv #albahjahbuyut
♬ suara asli – ASAH TV – ASAH TV
Dampak Buruk Nonton Film Dewasa
Melansir dari Halodoc, ada beberapa dampak negatif yang ditimbulkan dari kebiasaan menonton film dewasa:
1. Penyusutan Volume Otak
Penelitian menunjukkan kecanduan pornografi bisa mengurangi fungsi otak, terutama yang berkaitan dengan kontrol dan motivasi diri.
2. Perasaan Bersalah
Setelah menonton, banyak orang merasa kotor, berdosa, dan tertekan secara batin.
3. Masalah Hubungan
Bisa merusak keharmonisan rumah tangga dan menurunkan rasa percaya diri dalam hubungan.
4. Kecanduan
Semakin sering menonton, semakin sulit untuk berhenti.
5. Gangguan Mental
Sulit fokus, mudah cemas, dan hilangnya motivasi beribadah.
Apakah Menonton Film Dewasa Membatalkan Sholat?
Menonton film dewasa tidak membatalkan sholat yang sudah dikerjakan, tetapi bisa mempengaruhi penerimaannya di sisi Allah.
Perlu dibedakan antara sah sholat dan diterimanya sholat:
- Sholat sah bila syarat dan rukunnya terpenuhi.
- Namun, diterima atau tidaknya tergantung kebersihan hati dan keikhlasan.
Lalu bagaimana jika setelah menonton film dewasa keluar mani?
Dalam kondisi ini, wajib mandi junub sebelum sholat. Bila shalat dilakukan tanpa mandi wajib, maka sholatnya tidak sah.
Cara Menghapus Dosa Menonton Film Dewasa
Allah membuka pintu selebar-lebarnya pengampunan bagi hambanya yang bertaubat dengan tulus. Kamu bisa melakukan dengan taubat nasuha.
Kemudian yakini tidak akan mengulangi lagi.
Selanjutnya, bersihkan hati dengan perbanyak dzikir dan selalu jaga pandangan yang akan mengundah syahwat.
Penutup
Menonton film dewasa memang dosa besar, tetapi dosa itu bisa diampuni bila kita bertaubat dengan sungguh-sungguh. Allah ﷻ berfirman:
“Katakanlah (Nabi Muhammad), “Wahai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas (dengan menzalimi) dirinya sendiri, janganlah berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya Allah mengampuni dosa semuanya. Sesungguhnya Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”(QS. Az-Zumar : 53).
Jangan biarkan dosa membuat kita jauh dari sholat. Justru sholatlah yang menjadi sarana kita untuk menjauh dari dosa.
Mari bersama-sama menjaga pandangan, membersihkan hati, dan memperkuat ibadah agar hidup lebih tenang dan penuh keberkahan.





