Doa dan Dzikir yang Dianjurkan di 10 Hari Awal Dzulhijjah

doa dan dzikir 10 hari dzulhijjah

Di antara sekian banyak amalan yang dianjurkan di 10 hari pertama Dzulhijjah, dzikir dan doa memiliki kedudukan yang sangat istimewa dan sangat dianjurkan. 

Allah secara khusus memerintahkan hamba-Nya untuk memperbanyak dzikir di hari-hari ini dalam Al-Quran.

“Dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan.” (QS. Al-Hajj: 28)

Dari Ibnu Umar ra., Rasulullah SAW bersabda: “Tidak ada hari yang lebih agung di sisi Allah dan lebih dicintai amalan di dalamnya daripada 10 hari ini. Maka perbanyaklah tahlil, takbir, dan tahmid di dalamnya.” (HR. Ahmad)

1. Takbir, Tahmid, Tahlil, dan Tasbih

Empat dzikir ini adalah yang paling dianjurkan untuk diperbanyak selama 10 hari Dzulhijjah, berdasarkan hadits di atas.

Bacalah sebanyak-banyaknya sepanjang hari — di jalan, di tempat kerja, di rumah, atau kapan pun ada waktu luang.

a. Takbir

اللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Allaahu akbar, Allaahu akbar, laa ilaaha illallaah, wallaahu akbar, Allaahu akbar wa lillaahil hamd

“Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada tuhan selain Allah, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan segala puji hanya milik Allah.”

b. Tahmid

الْحَمْدُ لِلَّهِ حَمْدًا كَثِيرًا طَيِّبًا مُبَارَكًا فِيهِ

Alhamdu lillaahi hamdan katsiiran thayyiban mubaarakan fiih

“Segala puji hanya milik Allah, pujian yang banyak, baik, dan penuh berkah.”

c. Tahlil dan Tasbih

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syay-in qadiir

“Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala puji, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa membaca laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah… 100 kali di pagi hari, ia mendapat pahala memerdekakan 10 budak, dicatat 100 kebaikan, dihapus 100 keburukan, dan terlindungi dari syaitan hingga sore.” (HR. Bukhari no. 3293)

2. Doa Khusus di Hari Arafah (9 Dzulhijjah)

Hari Arafah adalah puncak dari 10 hari Dzulhijjah dan merupakan hari paling utama dalam setahun. Doa di hari Arafah adalah doa yang paling mustajab. Nabi ﷺ bersabda: ‘Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah.’

Dari Amr bin Syu’aib, Nabi ﷺ bersabda: “Sebaik-baik doa adalah doa di hari Arafah. Dan sebaik-baik yang aku dan para nabi sebelumku ucapkan adalah: Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalahu, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ‘alaa kulli syay-in qadiir.” (HR. Tirmidzi no 3585, hasan)

Adapun doanya :

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِي وَيُمِيتُ وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوتُ، بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ

Laa ilaaha illallaahu wahdahu laa syariikalah, lahul mulku wa lahul hamdu, yuhyii wa yumiitu wa huwa hayyun laa yamuut, biyadihil khayr, wa huwa ‘alaa kulli syay-in qadiir

“Tidak ada tuhan selain Allah Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik-Nya kerajaan dan segala puji, Dia menghidupkan dan mematikan, Dia Maha Hidup tidak mati, di tangan-Nya segala kebaikan, dan Dia Maha Berkuasa atas segala sesuatu.”

3. Istighfar yang Diperbanyak

Di hari-hari mulia ini, perbanyak pula istighfar karena dosa yang ada di hati menghalangi cahaya amal dan doa. Bersihkan hati dengan memperbanyak meminta ampun kepada Allah.

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ

Astaghfirullahal ‘azhiimal ladzii laa ilaaha illaa huwal hayyul qayyuumu wa atuubu ilaih

“Aku memohon ampun kepada Allah Yang Maha Agung, yang tidak ada tuhan selain Dia, Yang Maha Hidup lagi Maha Mengurus, dan aku bertaubat kepada-Nya.”

Rasulullah ﷺ bersabda: “Barangsiapa membaca istighfar ini, Allah akan mengampuninya meskipun ia pernah lari dari perang.” (HR. Abu Dawud dan Tirmidzi)

4. Sholawat Nabi

Memperbanyak shalawat kepada Nabi ﷺ di hari-hari mulia ini sangat dianjurkan. Setiap sholawat yang kita kirim, Allah membalas dengan 10 sholawat dan 10 pengangkatan derajat.

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيمَ، إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ

Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin kamaa shallayta ‘alaa Ibraahiima wa ‘alaa aali Ibraahiima, innaka hamiidun majiid

“Ya Allah, limpahkanlah sholawat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, sebagaimana Engkau melimpahkan sholawat kepada Ibrahim dan keluarga Ibrahim. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji lagi Maha Mulia.”

Jadwal Dzikir Harian di 10 Hari Dzulhijjah

WaktuAmalan Dzikir yang Dianjurkan
Ba’da SubuhDzikir pagi lengkap + Tahlil 100x + Istighfar 100x
Pagi hingga siangTakbir, tahmid, tasbih sebanyak-banyaknya (sambil beraktivitas)
Ba’da setiap sholat fardhuTakbir Idul Adha (mulai 1 Dzulhijjah)
Sore (ba’da Ashar)Dzikir petang lengkap + Sholawat 100x
Hari Arafah (9 Dzulhijjah)Perbanyak doa Arafah sepanjang hari — ini hari paling mustajab
Malam hariTahajud + doa panjang + istighfar taubat

Kesimpulan

Dzikir adalah amalan yang bisa dilakukan kapan saja dan di mana saja tanpa memerlukan persiapan khusus. Di hari-hari paling mulia dalam setahun ini, jadikan lidah kita selalu basah dengan dzikir kepada Allah. Setiap tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir yang kita ucapkan dengan tulus akan menjadi cahaya di hari kiamat.

Mulai dari target 500 dzikir per hari (takbir + tasbih + tahmid + tahlil). Bagi dalam 5 waktu sholat, masing-masing 100 dzikir. Itu hanya sekitar 5-7 menit per sesi — sangat bisa dilakukan!

Baca juga: Keutamaan 10 Hari Dzulhijjah  |  Bacaan Takbir Idul Adha  |  Dzikir Pagi Petang Lengkap

Ditulis dengan Referensi: QS. Al-Hajj: 28, HR. Ahmad (dishahihkan Al-Albani), HR. Bukhari no. 3293, HR. Tirmidzi no. 3585, HR. Abu Dawud no. 1523

Leave a Comment