Sholawat Adrikni: Bacaan, Keutamaan, dan Cara Mengamalkannya

sholawat adrikni

Sholawat Adrikni adalah salah satu bacaan shalawat yang populer diamalkan oleh sebagian umat Islam.

Seperti yang kita ketahui jika kita sebagai umat disarankan untuk banyak membaca sholawat kepada Nabi Muhammad.

Dalam Al-Qur’an Allah berfirman : 

إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ ۚ يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا

“Sesungguhnya Allah dan malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuknya dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab : 56)

Selain ayat diatas, Rasulullah bersabda : 

“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku satu kali, maka Allah akan bershalawat kepadanya sepuluh kali.” (HR. An-Nasa’i)

Ada banyak sholawat yang bisa kita baca setiap hari, salah satunya adalah Sholawat Adrikni.

Untuk itu, pada artikel ini akan kita bahas secara lengkap tentang sholawat ini. Simak selengkapnya.

Apa Itu Sholawat Adrikni?

Adrikni mempunyai arti tolonglah aku atau selamatkan aku. artinya sholawat ini bukan hanya untuk memberikan pujian kepada Nabi Muhammad, tapi juga sebagai bentuk permohonan seorang hamba kepada Allah SWT.

Shalawat adrikni dikenal dengan tiga nama ada yang menyebut dengan shalawat Mukhatab, Sholawat Adrikiyyah menurut kalangan ulama Arab dan kitab-kitab klasik.

Sementara it, menurut ulama dari Indonesia yaitu KH Achmad Abdul Haq atau yang sering dikenal dengan Mbah Mad Watucongol dari Magelang, menamai amalan ini sebagai sholawat Rekes (Permohonan)

Malansir dari Nu Online, mengutip dari KH Achmad Chalwani Nawawi menjelaskan, bahwa Shalawat Mukhatab atau Shalawat Adrikni merupakan karya Syekh Hamid Affandy Al-Imadi seorang ulama asal Syam.

Dalam sebuah kisah, beliau bermimpi bertemu langsung dengan Rasulullah SAW dan mengajarkan shalawat ini.

Sholawat ini kemudian masuk ke khazanah keilmuan klasik di tangan Syaikh Yusuf bin Ismail An-Nabhani, seorang ulama besar yang mendokumentasikan dalam kitabnya yaitu Afdhalu ash-Shalawat ‘ala Sayyidi as-Sadah, Mufarriju al-Kurub wa Mufarriju al-Qulub, dan Hujjatullahi ‘ala al-‘Alamin fi Mu’jizati Sayyidi al-Mursalin.

Pendapat Para Ulama Tentang Sholawat Ini

Melansir dari laman dompetdhuafa.org menjelaskan jika shalawt ini juga diamalkan oleh ulama-ulama besar di dunia yaitu : 

Syaikh Yusuf an-Nabhani yang menyebut sebagai Tiryaqul-Mujarab yang berarti penawar yang telah teruji dalam kita yang sudah kami jelaskan sebelumnya.

Ulama selanjutnya yaitu Syaikh Ibnu Abidin, ulama Madzhab Hanafi yang pernah mengamalkan sholawat ini sebanyak 200 kali.

Selanjutnya ada Syaikh Abdul Karim al-Sarabari al-Halabi yang menjadikan sholawat adrikni sebagai wirid harian dengan dibaca sebanyak 300 kali, bahkan juga dibaca sampai 1.000 kali dalam waktu-waktu tertentu.

Di Indonesia sendiri sudah kami jelaskan di poin sebelumnya yang diamalkan oleh KH Ahmad Abdul Haq dan KH Achmad Chalwani Nawawi.

Bacaan Sholawat Adrikni Lengkap

Bacaan sholawat adrikni lengkap dengan arab, latin dan artinya

Teks Sholawat Adrikni Arab

اَللّٰهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْنِي يَا رَسُوْلَ اللّٰهِ

Latin Sholawat Adrikni

Allāhumma shalli ‘alā Sayyidinā Muhammadin qad dāqat chīlatī adriknī yā Rasūlallāh.

Arti Sholawat Adrikni

“Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW. Sungguh upayaku telah sempit, tolonglah aku, wahai Rasulullah.”

Selain bacaan diatas, ada juga versi lain yaitu bacaanya : 

اَلصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدِي يَا رَسُوْلَ اللهِ خُذْ بِيَدِي قَلَّتْ حِيْلَتِي أَدْرِكْنِي

Ash-shalātu was-salāmu ‘alaika yā sayyidī yā Rasūlallāh, khudz biyadī qallat hīlatī adriknī

Artinya:

Selawat dan salam semoga tercurah kepadamu, wahai junjunganku Rasulullah. Peganglah tanganku, sungguh sedikit sekali upayaku, maka tolonglah aku.

Apa Keutamaan Mengamalkan Sholawat Adrikni?

Setelah mengetahui tentang pengertian, sejarah dan pendapat para ulama yang sudah mengamalkan sholawat ini, sekarang kita masuk ke sebenarnya keutamaan yang bisa kita dapatkan.

1. Memudahkan Melunasi Hutang

Salah satu keutamaanya adalah membantu memperlancar membayar hutang dengan bantuan Allah.

Namun perlu diketahui jika mengamalkan sholawat ini juga harus di imbangi dengan usaha dan kerja keras.

2. Di Dekatkatkan dalam Mendapatkan Jodoh

Selain memudahkan melunasi hutang, keutamaan lainnya adalah dimudahkan dalam mendapatkan jodoh.

Banyak orang yang meyakini jika dengan rutin mengamalkan sholawat ini bisa diberikan kemudahan dalam urusan jodoh.

3. Mendapatkan Jalan Keluar saat Menemui Kesulitan

Melansir dari laman detik.com fadhilah sholawat ini dapat diberikan jalan keluar dari permasalahan hidup yang sedang menghampiri, hal ini dijelaskan oleh KH. Achmad Chalwani.

Bagaimana Cara Mengamalkan Sholawat Adrikni?

Tidak ada cara khusus untuk mengamalkan sholawat adrikni, namun jika melihat dari pembahasan di poin-poin sebelumnya dari berbagai kalangan jika cara mengamalkannya adalah bisa dijadikan sebagai wirid harian dibaca mulai dari 3-11 kali setelah shalat fardhu secara rutin.

Selain itu, bisa dibaca 77  kali atau ditambah 313 kali dan bahkan dari beberapa ulama yang sudah kami jelaskan dianjurkan untuk membaca sampai 1.000 kali.

Kapan Waktu yang Baik Membaca Sholawat Adrikni?

Untuk waktu untuk membacanya sebenarnya juga tidak ada anjuran khusus, namun kamu bisa membacanya saat : 

  • Setelah shalat.
  • Pagi atau sore.
  • Malam hari.
  • Ketika memiliki hajat.
  • Saat menghadapi kesulitan.

Kesimpulan

Amalan Adrikni dapat dilakukan dengan membaca Sholawat Adrikni secara ikhlas, memahami maknanya, dan menjadikannya bagian dari doa kepada Allah.

Amalkan sebagai bentuk shalawat dan doa, tanpa berlebihan dalam meyakini keutamaan yang tidak memiliki dasar yang jelas.

Untuk kamu yang mau mengetahui tentang amalan-amalan lain, bisa baca artikel lain di kehidupanislami.com.

Leave a Comment