Surat Ar-Ra’d merupakan surah ke 13 dalam Al-Qur’an dan dalam berbagai sumber menjelaskan jika ayat ini mengandung banyak manfaat yang bisa didapatkan bagi seseorang yang mengerjakannya.
Melansir dari laman republika.co.id yang mengutip dari buku Rahasia Keutamaan Surat Al-Qur’an oleh Muhammad Zainul Haq mengatakan jika mengamalkan ayat ini bisa mendatangkan cinta dan kasih sayang dari orang lain.
Untuk itu, dalam artikel ini akan kita bahas tentang surat ke 13 ini.
Bacaan Lengkap Ayat Ar-Ra’d ayat 31
Arab :
وَلَوْ اَنَّ قُرْاٰنًا سُيِّرَتْ بِهِ الْجِبَالُ اَوْ قُطِّعَتْ بِهِ الْاَرْضُ اَوْ كُلِّمَ بِهِ الْمَوْتٰىۗ بَلْ لِّلّٰهِ الْاَمْرُ جَمِيْعًاۗ اَفَلَمْ يَا۟يْـَٔسِ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اَنْ لَّوْ يَشَاۤءُ اللّٰهُ لَهَدَى النَّاسَ جَمِيْعًاۗ وَلَا يَزَالُ الَّذِيْنَ كَفَرُوْا تُصِيْبُهُمْ بِمَا صَنَعُوْا قَارِعَةٌ اَوْ تَحُلُّ قَرِيْبًا مِّنْ دَارِهِمْ حَتّٰى يَأْتِيَ وَعْدُ اللّٰهِۗ اِنَّ اللّٰهَ لَا يُخْلِفُ الْمِيْعَادَࣖ ٣١
Latin :
“walau anna qur’ânan suyyirat bihil-jibâlu au quththi‘at bihil-ardlu au kullima bihil-mautâ, bal lillâhil-amru jamî‘â, a fa lam yai’asilladzîna âmanû al lau yasyâ’ullâhu laḫadan-nâsa jamî‘â, wa lâ yazâlulladzîna kafarû tushîbuhum bimâ shana‘û qâri‘atun au taḫullu qarîbam min dârihim ḫattâ yatıya wa‘dullâh, innallâha lâ yuhlifül-mî‘âd”
Artinya :
“Sekiranya ada suatu bacaan (Kitab Suci) yang dengannya gunung-gunung dapat digeserkan, bumi dibelah, atau orang mati dapat diajak bicara, (itulah Al-Qur’an). Sebenarnya segala urusan itu milik Allah. Tidakkah orang-orang yang beriman mengetahui bahwa sekiranya Allah menghendaki, tentu Allah telah memberi petunjuk kepada manusia semuanya. Orang-orang yang kufur senantiasa ditimpa bencana disebabkan perbuatan mereka sendiri atau bencana itu terjadi di dekat tempat kediaman mereka, sampai datang janji Allah. Sesungguhnya Allah tidak menyalahi janji”.
Manfaat Mengamalkan Surat Ar-Ra’d ayat 31
Masih dari sumber yang sama, jika setelah membaca surat ini bisa dilanjutkan dengan menyebutkan nama orang yang dimaksud.
Sedangkan menurut suara.com jika ayat ini bisa meluluhkan hati seseorang, namun dijelaskan jika maksudnya adalah orang yang telah bermusuhan dengan kita akan berubah menjadi teman.
Namun tidak ada hadis yang menjadi penguat tentang keutamaan tentang meluluhkan hati seseorang.
wallahu a’lam





